Manis dan Asin adalah pasangan sempurna! Begini penjelasan Sains


Gula dan garam menjadi dua bumbu wajib untuk menghasilkan makanan yang enak. Kombinasi yang tepat antara garam dan gula menjadi kunci untuk membuat makanan menjadi enak. Terlalu banyak gula membuat rasa makanan terlalu manis, dan terlalu banyak garam membuat rasa makanan tidak enak. Garam bukan saja menghasilkan rasa asin, tetapi juga merupakan "booster" rasa. Garam akan membuat rasa dari makanan lain semakin menonjol. Garam membuat rasa gula semakin manis. Ini bisa menjelaskan mengapa garam yang asin ini banyak ditemukan pada makanan ringan yang didesain untuk terasa manis. Kombinasi keduanya yang tidak terlalu manis dan tidak terlalu asam menghasilkan respons biologis otak yang positif.

Ada 5 rasa primer yang dapat dirasakan manusia, yaitu: manis, asin, asam, pahit, dan umami, meskipun sampai saat ini yang baru ditemukan reseptornya adalah rasa asin, pahit, dan umami. Jenis rasa primer terakhir ini termasuk baru yang ditemukan oleh Jepang. Tubuh mengenali rasa-rasa ini untuk  alasan tertentu. Rasa manis ada untuk kebutuhan pemenuhan kebutuhan karbohidrat, rasa pahit untuk melindungi tubuh dari hal-hal yang merusak, sedangkan rasa asin untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu. Fungsi dari kemampuan mengecap rasa asam masih belum diketahui secara pasti.

Manusia adalah omnivora baik dari segi makanan maupun rasa. Jika seseorang terus-menerus makan jenis rasa tertentu, lama kelamaan ia akan merasa jenuh dengan rasa tersebut bahkan menolak untuk mengonsumsi rasa tersebut lagi. Kombinasi rasa akan menghasilkan rasa yang enak, dan tidak spesifik (tidak asin dan tidak manis) tanpa membuat kita jenuh. Pada saat yang bersamaan, kita memenuhi kebutuhan tubuh omnivora terhadap zat gizi. Rasa manis berasal dari karbohidrat yang menjadi sumber energi utama, dan asin mewakili ketersediaan nutrisi esensial. [Nurhajati Husen & Barrarah Bariid]

Sumber:

https://recipes.howstuffworks.com/sweet-and-salty-taste-good.htm

http://www.nature.com/news/2006/060821/full/news060821-9.html