Begini karakter pribadimu berdasarkan selera musikmu!


"Musik adalah Seni Berpikir dengan Suara" (Jules Combarieu)

        Pernyataan tokoh musikologi dari Prancis ini menunjukkan apa yang ditemukan ilmu pengetahuan baru-baru ini, yaitu bahwa selera musik memiliki hubungan dengan kepribadian seseorang. Hubungan ini bahkan signifikan. Hal ini dibuktikan oleh Dr. Adrian North pada tahun 2010 lalu. Penelitian ini melibatkan 36.518 orang di lebih dari 60 negara. Hasil penelitian tersebut memetakan kepribadian berdasarkan selera musiknya sebagai berikut:

Rap/Hip-Hop: kepercayaan diri rendah, mudah bergaul, tidak ramah lingkungan.

Heavy Metal: Ramah, kepercayaan diri rendah, pendiam, nyaman dengan dirinya sendiri.

Indie Rock: Kepercayaan diri rendah, kreatif, keras kepala.

Elektronik/Dansa: Supel, sakit kepala, mudah bergaul, kreatif.

Musik Klasik: kepercayaan diri tinggi, tertutup, pendengar yang baik,ramah lingkungan.

Pop: Kepercayaan diri tinggi, pekerja keras, mudah bergaul, kreativitas rendah, gelisah.

        Penelitian yang dilakukan 3 tahun sebelumnya  yang berjudul "Personalityu and Music: Can Traits explain how People Use Music in Everyday Live?", menjelaskan bahwa musik terkait dengan tiga fungsi psikologis utama, yaitu: membantu memperbaiki performa, membantu menstimulasi rasa ingin tahu (mendengarkan musik yang benar-benar disukai membuat seseorang berpikir), serta membantu membawa seseorang ke dalam situasi emosi yang diinginkan (lagu gembira untuk pesta, lagu sedih ketika patah hati, dsb).

        Menurut Chammoro Premuzik, preferensi musik bahkan tidak sekadar menunjukkan  kepribadian. Menurutnya, dengan mengetahui usia, jenis kelamin, kebangsaan, dan kelas sosial, maka kita bisa menebak 30% preferensi musiknya. Hal ini sesuai dengan refleksi yang dilakukan Dr. North bahwa mereka yang menyukai "musik berseni tinggi (opera, jazz, dan klasik)" cenderung memiliki pendidikan lebih baik, penghasilan tinggi, dan memiliki akses ke sumber uang yang lebih baik dibanding penggemar genre musik lainnya. Jadi kamu tergolong yang mana? [Nurhajati Husen & Barrarah Bariid]